Mencontek : antara solidaritas & ketaatan pada aturan

Posted: Juni 13, 2013 in pengalaman, sekitar, sekolah

Assalamualaikum kawan-kawan 😀

setelah ujian kenaikan kelas tanggal 3-10 juni kemarin, ada satu hal terlarang yang sering terjadi nih, nyontek, hehehe. :mrgreen:
Hampir semua murid pernah merasakan mencontek saat ujian.

070620131029

spyshoot UKK SMAN 9 kota Cirebon ruang 10

 

Seperti judul diatas “antara solidaritas & ketaatan pada aturan”. Mencontek itu sebenarnya dilarang kan, karena sama saja dengan mencuri tapi kalo itu dilakukan diam-diam tanpa sepengetahuan korban (orang yang diintai jawaban soal ujiannya, red). Lalu bagaimana hukumnya jika ada setidaknya 2 orang saling sepakat untuk bertukar contekan? Kan jadinya tidak mencuri :mrgreen:
bisa disebut melanggar aturan karena ada unsur nyonteknya, tapi ada unsur solidaritasnya karena ingin lulus bersama-sama (berarti nyontek punya sisi kemanusiaan, lumayan pahala :mrgreen: ) tapi fakta dilapangan, orang yang nyontek pasti lulus remidial daripada yang dicontek, FAK :v
Saya nyontek? Saya adalah siswa biasa 😀
nyontek itu deg-degan, apalagi kalo perut lagi mules, konsentrasi terpecah antara nenangin pikiran biar ga keliatan nyontek sama pengawas, nahan mules & bagai mana cara bisa menilik jawaban teman :p
selama ujian kemarin ada beberapa modus pencontekan yang sempat terlihat bin terjadi kepada saya. Hmmm… Terima atau tidak tergantung keadaan & mata pelajarannya. Tapi disaat solidaritas hilang, tidak ada contekan datang, sistem kebut semalam tidak ada yang nyangkut di fikiran, ya sudah kumpulkan saja. Daripada “keliatan nyonteknya”, pengawas juga tau, “daritadi anak ini diem aja kok tau-tau keisi semua?”. nih gambarnya tertangkap basah sedang beraktifitas nyontek :

080620131031

mutlak, tak terelakkan kalo anak ini nyontek

100620131032

coba zoom, maka aktifitasnya terlihat. hampir semua anak melakukannya. ini terjadi saat pengawas keluar ruangan

100620131033

ada pengawas

Pada akhirnya nyontek itu tergantung dari si pelaku bagaimana cara menanggapinya & tergantung pula pada cara melakukannya :p
“mencontek belum tentu membuat masa depan si pelaku hancur & kehancuran masa depan seseorang pun belum tentu karena dulu dia mencontek”

sekian, kurang lebihnya mohon maaf. Saya bukan manusia sempurna 🙂

salam garis merah 🙂

wassalamualaikum 🙂

Iklan
Komentar
  1. puguh05 berkata:

    bukan sekedar solidaritas, tapi juga pengalaman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s