Menyikapi Kenaikan Harga BBM

Posted: Juni 13, 2013 in pengalaman, sekitar

Assalamualaikum kawan-kawan Red Liner ๐Ÿ˜€

orang-ngisi-bensin

BBM terutama jenis premium & solar akan naik kawan sekitar pertengahan bulan Juni, rencananya akan sekitar Rp. 2.000 – 2.500 rupiah, jadi per liternya sekitar Rp. 6000 untuk jenis premium. Keputusan pemerintah yang satu ini memang bikin gregetan. Bagaimana tidak? Setiap harga BBM naik pasti harga kebutuhan harian yang lainnya pun ikut naik. Beras, gula yang sebenarnya bisa disubtitusikan dengan wajah saya dan minyak goreng adalah sedikit contohnya terutama daging & sayuran. Kenapa harganya bisa ikut naik? Karena rata-rata satu daerah memenuhi kebutuhan daging, sayur, & beras dari daerah lain yang tentunya membutuhkan biaya distribusi. Untuk BBM truknya & uang makan supirnya.
Saya sendiri secara pribadi pernah merasa gregetan pada keputusan ini karena alesan diatas, ditambah lagi uang jajan sudah dikonfirmasi tidak akan naik :v
kesal? Stres? Iya. Saya khawatir kalau harga jadi naik, tapi upah kerja orang tua saya tidak ikut naik, uang jajan makin terancam, kembali ke topik. Sebenarnya apa sih tujuan pemerintah menaikan harga BBM? Meringankan hutang negara? Ditengah kondisi ekonomi masyarakat yang rata-rata masih terbilang baru pulih (bagi kalangan menengah kebawah, lihat sekitar)? Ckckck, oke lah, tetep berfikiran terbuka.
hmmm, tapi saya disini akhirnya mulai mau membuka & menenangkan pikiran setelah ada iklan yang isinya “Subsidi BBM salah sasaran, harga beras raskin makin murah” dkk.. Iya juga sih, selama ini penikmat premium bukan cuma Mas tukang sayur & supir angkot saja, tapi juga motor dinas polisi yang FJR 1300 itu loh

frj

ngaku ga pak? :p

 

trik-mobdin-oknum-polisi-minum-premium-bersubsidi-20130518173006

masih ga mau ngaku?

 

, mobil-mobil plat merah, mobil polisi & mobil mewah masyarakat lainnya.
Yasudah lah, mau apa lagi? Lha wong memang mau ngadu kemana? Yakin didengerin?
Saya pegang janji di iklan itu ! Saya harap apa yang iklan-iklan itu sebutkan bukan sekedar bualan saja, & saya harap Indonesia bagian timur bisa terjamah kelayakan fasilitas pendidikan, kesehatan atau setidaknya sumber air bersih yang mudah digapai tanpa harus disaring dengan pasir, bisa langsung digunakan.. Kawan, mari kita biarkan dulu apa yang terjadi, lihat imbas ke depannya seperti apa, kalau bagus, kita patut bersyukur, kalau memperburuk keadaan baru bersama-sama kita berkoar dan berdemo… Ngedumel disaat seperti ini ibarat jatuh saat masih garis start, terlalu cepat ๐Ÿ˜ฎ

Sekian dari saya, kurang lebihnya mohon maaf, saya hanya ingin mengajak kawan-kawan berfikir dengan kepala dingin & memandang ke depan ๐Ÿ™‚

Salam Garis Merah, Wassalamualaikum ๐Ÿ™‚

 

*all pict from google

Iklan
Komentar
  1. bapakeVALKYLA berkata:

    pas BBM naik, pas sepedaku ilang dimaling…
    kakeane tenan…
    ๐Ÿ‘ฟ

  2. Aa Ikhwan berkata:

    kata mereka mungkin premium subsidi forever :mrgreen:

    • dhiemasaji97 berkata:

      sekarang juga sebenarnya banyak rakyat kecil yang membutuhkan bbm murah buat melancarkan aktifitasnya a… Sayang sekali, usaha kecil sudah sulit tumbuh malah ditindih beban :/

  3. orong-orong berkata:

    selamat deh para orang kaya yg tidak merasakan dampaknya

    http://sarikurnia980.wordpress.com/2013/06/14/renungan/

  4. Mas Sayur berkata:

    dilematis… ๐Ÿ˜ฆ

  5. ochim kim berkata:

    manut wae laah..mundak2o…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s