Alasan Byson Lebih Diminati Ketimbang Scorpio

Posted: Juli 9, 2013 in hobi, pengalaman, sekitar

Assalamu’alaykum kawan 😀

2 motor batangan keluaran yamaha ini memang sudah dikenal oleh hampir semua orang. Mereka sama-sama masih menggunakan karburator, SOHC 2 klep & pendinginan pun masih pendingin udarayang mengandalkan terpaan angin. Yang membedakan hanya volume kubikasi mesin dan penampilan. Scorpio jelas lebih besar kubikasi mesinnya dan lebih bertenaga ketimbang Byson. Tapi, kenapa Scorpio malah seperti mati suri di dealer? Hari ini dipajang, besok ilang, ada lagi beberapa bulan kemudian. Ckckck, mari coba bandingkan.
Mayoritas teman-teman disekitar saya kalau ditanya soal milih motor, yang mereka utamakan itu (standar dari pabriknya) penampilan, performa, lalu baru harga.

yamaha byson
1. Pertama bisa kita bandingkan penampilan mereka berdua (Byson & Scorpio, red). Dari segi penampilan.
– mereka sama-sama berpenampilan moge dan kekar terutama byson, banyak yang bilang kalau Byson hampir mirip ducati monster karena basicnya adalah street bike. Dengan posisi mengemudi yang tidak terlalu membungkuk dan stang yang baplang membuat riding dekat / jauh jadi nyaman. Kalau scorpio dengan basic masih sama seperti pendahulunya yaitu cruiser, maka bagian depan dibuat lebih tinggi daripada belakang sehingga juga memberikan rasa nyaman saat mengemudi pada jarak jauh (tidak mudah pegal). Nah, tapi disini kelemahan scorpio terlihat. Karena bagian belakang lebih rendah jadi ketika boncengan maka akan ambles & ban pun bergesekan dengan rear fender, sedangkan byson, dia memang agak turun jika buat boncengan, tapi tidak terlalu ambles ban dan rear fender tidak bergesekan. Disinyalir hal ini disebabkan struktur frame yang berbeda. Sejak Scorpio gen pertama, hal ini belum diselesaikan oleh pihak dealer. Tapi, untuk mengatasinya ada Arm Relay & Conrod variasi yang dijual dipasaran. Terbukti efektif. Byson dinilai cocok untuk kawula muda, sedangkan Scorpio dibilang motor bapak-bapak (/,-)

Yamaha scorpio
-bagian headlamp Byson dinilai lebih sporty karena bentuknya melancip ke bawah dan jika dilihat dari samping headlampnya cukup rata dan sekseeeh :mrgreen: headlamp scorpio juga sebenarnya keren, hanya saja jika jeli, bentuk dasarnya kotak membulat dan kurang “pesek” dan kebesaran. Ditambah lagi peletakannya terlihat kalau ketinggiannya melebihi tangki. Sebenarnya ini masalah selera pribadi, tapi headlamp byson memang jadi primadona. Buktinya banyak Scorpio yang diganti headlampnya dengan punya Byson, entah ori / kw.
-dipasar, part variasi/modifikasi khusus untuk Byson yang tinggal pasang sudah banyak tersedia dengan pilihan berbagai aliran modifikasi. Sedangkan Scorpio berbanding terbalik, karena itu Scorpio biasanya “nyomot” part moge asli seperti dari Suzuki Bandit, Ninja ZX-250 dan lain-lain. Tapi tetap bikin Scorpio terlihat ganteng karena harga partnya pun ganteng-ganteng :mrgreen:
-kaki-kaki Byson mutlak lebih kekar dengan velg ring 17 tapak lebar, apalagi spakbor kolong belakang membuat swing arm terlihat lebih besar. Sedangkan scorpio masih menggunakan velg ring 18 yang diakui oleh para penggunanya terlihat cungkring. Mungkin jika velg depan ring 18 dan belakang ring 17 dengan tapak lebar pasti keren, IMHO.
– sama-sama menderita oli rembes :mrgreen: kalau scorpio di bagian blok kabel RPM & tutup klep (faktor usia penggunaan). Sedangkan byson pada bagian tutup oli mesin (karet yang ketipisan) dan oli shock (sealnya agak keras)
-Kalau dari segi performa Scorpio jauh diputaran atas dan bawah karena kubikasi mesinny yang besar. Sedangkan Byson putaran bawah kurang dapat, mungkin efek kebanyakan kondoman :mrgreen: tapi di RPM 4000 keatas tarikan mantap. Berarti unggul di menengah keatas 😀
– karena ukuran shock depan Byson lebih besar jadi banyak yang meng klaim lebih stabil dan empuk. Tapi kalau soal empuk menurut saya relatif ah, tergantung volume olinya & kesehatan komponen shock breaker depan.
– harga yamaha Byson dijual pada kisaran harga 20-21 jt rupiah, sedangkan Scorpio dijual pada kisaran 23-24,5 jt rupiah. Harga beda tipis, performa beda jauh :mrgreen:

yah, begitulah mungkin yang membuat Scorpio jarang dipesan sehingga berkesan mati suri, hehehe.
Saya tidak bermaksud untuk menjelek-jelekan Scorpio / Byson, tapi hanya coba membandingkan saja. Secara pribadi saya suka keduanya 😀
mungkin kawan-kawan ada yang mau menambahkan???

Salam garis merah, Wassalamu’alaykum 🙂

Iklan
Komentar
  1. orong-orong berkata:

    ane salah satunya gan

  2. ipanase berkata:

    tampilan vs performa

  3. dd berkata:

    jelas beda jenis dan cc sih, susah :)) Byson berkode FZ, udah jelas lah ini ‘adek’nya siapa dan rohnya kemana. Kalo Scorpio…nah ini rada” susah cari leluhurnya. Sempet baca blog ada yang bilang mesin Scorpio cetakannya sama kayak mesin XT225 (mbuh trail opo enduro iki), dan dari kode motor sendiri, Scorpio punya kode SX225, yang mana itu sebenernya tipe motor yamaha scrambler..

    Cuma analisis berbasis searching si,buehehehe. Tapi kan emang jelas dua motor ini berbeda karakter 😀

    Btw, pernah nyemplak dua-duanya, jujur tenaga Byson gak sebanding sama gede bodinya. Sama-sama 150cc dan pake piston yang sama, tarikan atas bawah enak mioku. Sedang Scorpio lemah di putaran atas. Ini semua penilaian pribadi lho ya, tiap orang bisa beda” 🙂

  4. dd berkata:

    oh iyo barusan liat di parts catalogue yamaha, ternyata scorpio 2013 balik ke kode SX-4 lagi..

  5. dd berkata:

    eh salah itu sx225nya bukan scrambler,tapi xs = cruiser.dan gak ada yang 225 cc,ketuker sama web modif tadi –a

  6. eduy berkata:

    hemm…ane mau nambahkan yah. Ane beli dan riding new scorpio z baru sudah jalan 1 tahunan dan amat memuaskan. Dan jujur aja ane belom pernah riding byson nih..hehehe.
    Sejak awal ane memang punya cita2 menahun pengen beli pio, tapi berhubung belum ada duit maka niat itu dipendam lamaa bangat sambil nabung. Kemudian muncullah si byson dgn tampilan ala ducati monster dan stang baplang kayak tanduk bison (kayak tanduk kebo).
    Tergoda juga ane dgn si byson ini, akhirnya samperin lah tuh dealer yamaha di depok. Dan muncullah hal yg membuat ill-feel dgn byson, yaitu pas diketok2 tankinya eh ternyata kondom alias plastik gan. Wah ?! gimana kalau mau beli tankbag (tas dipasang di tanki) 7gear nih? nanti ngak bisa rekat magnetnya?. Lalu dilihat sekilas mirip… ya udah scorpio aja.

    Nah setelah ane coba ternyata benar kata temen ane yg gila en paham soal motor, si pio ini lincah banget di jalanan walau bobotnya mencapai 145 kg. Kata temen ane lincahnya kayak honda gl pro (ane belom pernah riding gl pro juga) ya udah ane percaya. Dan memang buat selap selip asik.

    Alasan lain ambil pio adalah faktor “entengnya tuas kopling”. Kalau ngak percaya misalkan sedang ada di parkiran. Cobain tarik tuas kopling motor batangan yg sedang pada parkir dan bandingkan dari yg paling berat sampai yg paling enteng koplingnya. Ane temukan di scorpio lah tuas kopling tersebut paling enteng dibandingin motor batangan atau motor sport lainnya.

    Dan pengalaman narik gas buat kebut2tan memang top walau bikin jantung dag dig dug juga. Soal roda yg kekecilan langsung ditawarin sama dealer buat ganti ban tubeless yg lebih gede yaitu ban corsa dengan nambah hanya rp. 300 ribu saja sekaligus ban depan en ban belakang. jadi no problemo juga sih. Langsung tubeless.
    Dan ane semakin yakin setelah melihat motor operasional polisi yg pilihannya jatuh ke scorpio, berarti pio memang dipercaya buat nguber maling di perkotaan. Kalau mobil mitsubishi lancer evo kalau gak salah.
    Ya gitu aja sih pengalaman ane…nubie pio

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s