Spion Bukan Sekedar Pajangan, Kawan

Posted: Juli 21, 2013 in pengalaman

Assalamu’alaykum kawan πŸ˜€

Saya harap saat membaca judulnya saja kawan-kawan semua bisa mengerti fungsi spion. Ya, sekarang memang banyak yang masih menyepelekan fungsi spion. Kalau tanpa spion kita bisa tau keadaan dibelakang kita dari mana? Intuisi alias tebak-tebakan terus asal ngacir gitu aja? Hmmm… Jalan raya bukan ajang Moto Gp kawan.

spion memang masih dianggap sepele. Buktinya masih banyak para pengendara yang mengganti spionnya dengan spion variasi yang ukurannya kurang ideal untuk berkendara harian, batang besinya kependekan, atau bagian-bagiannya gampang kendor jadi, kalau buat jalan posisi spionnya berubah bisa turun kebawah atau kaca menghadap ke arah dalam seperti meggy (NMP merah). Bahkan banyak motor sport full fairing yang sampai melepas spion denga alasan “bikin culun”, “susah cari model yang sporty” atau malah atas dasar aerodinamika, hasyah -_- (padahal setau saya kalo kecepatan masih antara 60-80km an ga spion ga ngaruh banget ah)
contohnya seperti kisah teman saya ini, dia memang anaknya agak menyepelekan spion. Ceritanya gini : waktu itu dia mengemudikan motor yamaha mio berboncengan dengan temannya, saat dia menyebrang ke arah kanan dia langsung memotong jalan ke kanan jalan (sampai marka jalan), tanpa disadari ada pengemudi honda revo yang masih ada disamping kanan belakangnya, jadi si revo merasa terpepet dan akhirnya ikut ke kanan. Lalu dari depan ada alay sruntulan yang membuat teman saya kaget sehingga dia nge-rem mendadak dan saat itu juga JDUEER!!!Si revo nabrak motor teman saya, keempatnya terjatuh, si pengemudi revo mengalami sedikit luka di jarinya dan spakbor depannya “Groang” (pecah sedikit). Sedangkan teman saya tidak ada yang terluka tapi spion kananya patah di bagian dudukannya, alhasil spion kanan benar-benar tidak bisa dipasang. Tapi syukurlah, pengemudi revo menyalahkan alay sruntulan. Jadi tidak ada acara debat otot.
(kawan-kawan reader ngga tau faham ngga ceritanya, yang penting saya cerita apa adanya :v )
dari cerita diatas mungkin bisa sedikit mengilhami kawan-kawan betapa pentingnya spion. Makanya banyak orang yang menganjurkan menggunakan spion.
Kalau kawan-kawan mau mengganti spion, usahakan yang agak lebar kacanya & cukup panjang & kuat gagang besinya. Atau alternatif bisa pakai spion ori yamaha yang segi 6 atau spion ori New Mega Pro yang menurut saya juga cukup keren, jarak pandang luas & minim getaran, IMHO)

“INGAT, NO SPION = ALAYER”

sekian ya kawan, semoga berguna πŸ™‚

salam garis merah, wassalamu’alaykum πŸ˜€

Iklan
Komentar
  1. sippppp sangat membangun untuk lebih sadar lagi hehehe ( q yo pakai spione pariasi mas heheh ) πŸ™‚
    http://cicaakcerdas.wordpress.com/2013/07/18/kawasaki-zx-10r-sudah-berbau-aspal-jalanan-indonesia/

  2. Ichy! berkata:

    Well, temen saya juga banyak sih yang nyepelein spion. Toh tinggal bilangin aja,
    “Sejago-jagonya lo naik motor, lo ngga punya mata dibelakang” πŸ˜›

  3. Cah Nglegok berkata:

    walah… *kesinder wes cepet2 beli spion kiri.. :mrgreen:

  4. dhiemasaji97 berkata:

    cepet, keburu kehabisan :mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s