Archive for the ‘pengalaman’ Category

Assalamu’alaykum kawan πŸ˜€

Saya harap saat membaca judulnya saja kawan-kawan semua bisa mengerti fungsi spion. Ya, sekarang memang banyak yang masih menyepelekan fungsi spion. Kalau tanpa spion kita bisa tau keadaan dibelakang kita dari mana? Intuisi alias tebak-tebakan terus asal ngacir gitu aja? Hmmm… Jalan raya bukan ajang Moto Gp kawan.

spion memang masih dianggap sepele. Buktinya masih banyak para pengendara yang mengganti spionnya dengan spion variasi yang ukurannya kurang ideal untuk berkendara harian, batang besinya kependekan, atau bagian-bagiannya gampang kendor jadi, kalau buat jalan posisi spionnya berubah bisa turun kebawah atau kaca menghadap ke arah dalam seperti meggy (NMP merah). Bahkan banyak motor sport full fairing yang sampai melepas spion denga alasan “bikin culun”, “susah cari model yang sporty” atau malah atas dasar aerodinamika, hasyah -_- (padahal setau saya kalo kecepatan masih antara 60-80km an ga spion ga ngaruh banget ah)
contohnya seperti kisah teman saya ini, dia memang anaknya agak menyepelekan spion. Ceritanya gini : waktu itu dia mengemudikan motor yamaha mio berboncengan dengan temannya, saat dia menyebrang ke arah kanan dia langsung memotong jalan ke kanan jalan (sampai marka jalan), tanpa disadari ada pengemudi honda revo yang masih ada disamping kanan belakangnya, jadi si revo merasa terpepet dan akhirnya ikut ke kanan. Lalu dari depan ada alay sruntulan yang membuat teman saya kaget sehingga dia nge-rem mendadak dan saat itu juga JDUEER!!!Si revo nabrak motor teman saya, keempatnya terjatuh, si pengemudi revo mengalami sedikit luka di jarinya dan spakbor depannya “Groang” (pecah sedikit). Sedangkan teman saya tidak ada yang terluka tapi spion kananya patah di bagian dudukannya, alhasil spion kanan benar-benar tidak bisa dipasang. Tapi syukurlah, pengemudi revo menyalahkan alay sruntulan. Jadi tidak ada acara debat otot.
(kawan-kawan reader ngga tau faham ngga ceritanya, yang penting saya cerita apa adanya :v )
dari cerita diatas mungkin bisa sedikit mengilhami kawan-kawan betapa pentingnya spion. Makanya banyak orang yang menganjurkan menggunakan spion.
Kalau kawan-kawan mau mengganti spion, usahakan yang agak lebar kacanya & cukup panjang & kuat gagang besinya. Atau alternatif bisa pakai spion ori yamaha yang segi 6 atau spion ori New Mega Pro yang menurut saya juga cukup keren, jarak pandang luas & minim getaran, IMHO)

“INGAT, NO SPION = ALAYER”

sekian ya kawan, semoga berguna πŸ™‚

salam garis merah, wassalamu’alaykum πŸ˜€

Assalamu’alaykum kawan πŸ˜€

Banyak orang beranggapan waktu pakai helm itu “ketat” atau “nge-press kepala” walaupun sebenarnya ada ukuran yang lebih besar. Tapi, ukuran besar malah jadi aneh kalo dirasa,posisi helm bisa berubah-ubah karena getaran saat mengemudi. maka dari itu banyak orang yang susah jika disuruh mengenakan helm.
Itu adalah hal yang umum dialami oleh sebagian dari kita. Lalu hal itu biasa menjadi ganjalan bagi para wanita ber-hijab aka jilbab. Dimulai dengan alasan takut siputnya rusak, kainnya kusut, pengap, keringetan, bau, dan lain-lain. Itulah alasan mereka enggan / susah disuruh mengenakan helm. :/
sebenarnya kalau mereka sadar akan pentingnya fungsi helm, mereka akan memutar otak seperti teman di facebook saya ini, dia wanita berjilbab & sehari-hari mengemudikan motor batangan garpu tala, yaitu Scorpio Z. Ditambah lagi helmnya fullface loh, salut deh mbak :mrgreen:

jilbab1
si mbaknya bilang “kalau sadar diri (pada keamanan / keselamatan) ya pake helm fullface. Pandangan emang cuma sedikit, tapi kalo bukan fullface perlindungannya kurang. Pake fullface aja muka bisa kotor apalagi bukan fullface?”
Lalu dari obrolan singkat via facebook ada sedikit tips dari mbaknya buat wanita berjilbab yang mau memakai helm fullface. Berikut tipsnya :
1. Jika rambut mbaksis panjang, ikatan rambutnya usahakan yang tidah menimbulkan “jendolan” seperti konde. Alternatifnya bisa dikuncir satu. Cara ini untuk mempermudah masuknya kepala ke helm dan jika rambutnya seperti ini, kepala tidak terganjal rambut (terdorong agak ke depan)
2. Helm yang pas sesuai ukuran kepala (kalau bisa longgar sedikit).
3. Cara memasukan kepala ke helm ke kepala. Disini banyak sekali orang yang keliru saat coba memakai helm fullface. Ketika helm sudah ada diatas kepala, orang lebih cenderung memegang pipi helm lalu menariknya kebawah, sehingga efeknya si pipi helm tertekan. Apabila kepasa sampai masuk helm, pasti akan terasa sakit di kulit sekitar. Lalu cara yang benar adalah tali sabuk helm ditarik ke arah sisi luar pipi helm, lalu kaca helm menghadap ke bawah sembari mengarahkan lubang helm ke dahi, setelah masuk dahi, tegakkan / naikan arah hadap kaca helm ke depan sambil masih menarik sabuk helm, lalu tarik ke bawah. Dijamin mudah & bebas sakit.
4. Melepas helm pun ada tekhniknya, yaitu tips no. 3 dilakukan dari belakang :p

lady biker

wajah mbaknya :mrgreen:
facebook : Ayyank Octa Pio Rider

sedikit tips dari saya
– jika ingin terbebas dari keringat yang bikin helm bau usahakan cari helm fullface yang ventilasinya bagus / lancar
– kalau sudah terlanjur punya yang seadanya, kaca helm bisa sedikit diangkat sekitar 1.5-2 cm dari atas bibir bawah kaca helm. Ini bisa memperlancar udara yang masuk.
-lalu apabila mbaksis lebih suka ikatan rambut yang “njendol”, lebih cocok pakai open face.

Apapun helm & gayanya, yang penting masih layak pakai, SNI & sabuk helm jangan lupa disambungkan sampai bunyi “klik” ya kawan semua πŸ˜€
inget, kalo udah urusan sama sepeda motor, helm itu wajib πŸ™‚

sekian dari saya, semoga bermanfaat… πŸ™‚

salam garis merah, wassalamu’alaykum πŸ˜€

Assalamu’alaykum kawan πŸ˜€

2 motor batangan keluaran yamaha ini memang sudah dikenal oleh hampir semua orang. Mereka sama-sama masih menggunakan karburator, SOHC 2 klep & pendinginan pun masih pendingin udarayang mengandalkan terpaan angin. Yang membedakan hanya volume kubikasi mesin dan penampilan. Scorpio jelas lebih besar kubikasi mesinnya dan lebih bertenaga ketimbang Byson. Tapi, kenapa Scorpio malah seperti mati suri di dealer? Hari ini dipajang, besok ilang, ada lagi beberapa bulan kemudian. Ckckck, mari coba bandingkan.
Mayoritas teman-teman disekitar saya kalau ditanya soal milih motor, yang mereka utamakan itu (standar dari pabriknya) penampilan, performa, lalu baru harga.

yamaha byson
1. Pertama bisa kita bandingkan penampilan mereka berdua (Byson & Scorpio, red). Dari segi penampilan.
– mereka sama-sama berpenampilan moge dan kekar terutama byson, banyak yang bilang kalau Byson hampir mirip ducati monster karena basicnya adalah street bike. Dengan posisi mengemudi yang tidak terlalu membungkuk dan stang yang baplang membuat riding dekat / jauh jadi nyaman. Kalau scorpio dengan basic masih sama seperti pendahulunya yaitu cruiser, maka bagian depan dibuat lebih tinggi daripada belakang sehingga juga memberikan rasa nyaman saat mengemudi pada jarak jauh (tidak mudah pegal). Nah, tapi disini kelemahan scorpio terlihat. Karena bagian belakang lebih rendah jadi ketika boncengan maka akan ambles & ban pun bergesekan dengan rear fender, sedangkan byson, dia memang agak turun jika buat boncengan, tapi tidak terlalu ambles ban dan rear fender tidak bergesekan. Disinyalir hal ini disebabkan struktur frame yang berbeda. Sejak Scorpio gen pertama, hal ini belum diselesaikan oleh pihak dealer. Tapi, untuk mengatasinya ada Arm Relay & Conrod variasi yang dijual dipasaran. Terbukti efektif. Byson dinilai cocok untuk kawula muda, sedangkan Scorpio dibilang motor bapak-bapak (/,-)

Yamaha scorpio
-bagian headlamp Byson dinilai lebih sporty karena bentuknya melancip ke bawah dan jika dilihat dari samping headlampnya cukup rata dan sekseeeh :mrgreen: headlamp scorpio juga sebenarnya keren, hanya saja jika jeli, bentuk dasarnya kotak membulat dan kurang “pesek” dan kebesaran. Ditambah lagi peletakannya terlihat kalau ketinggiannya melebihi tangki. Sebenarnya ini masalah selera pribadi, tapi headlamp byson memang jadi primadona. Buktinya banyak Scorpio yang diganti headlampnya dengan punya Byson, entah ori / kw.
-dipasar, part variasi/modifikasi khusus untuk Byson yang tinggal pasang sudah banyak tersedia dengan pilihan berbagai aliran modifikasi. Sedangkan Scorpio berbanding terbalik, karena itu Scorpio biasanya “nyomot” part moge asli seperti dari Suzuki Bandit, Ninja ZX-250 dan lain-lain. Tapi tetap bikin Scorpio terlihat ganteng karena harga partnya pun ganteng-ganteng :mrgreen:
-kaki-kaki Byson mutlak lebih kekar dengan velg ring 17 tapak lebar, apalagi spakbor kolong belakang membuat swing arm terlihat lebih besar. Sedangkan scorpio masih menggunakan velg ring 18 yang diakui oleh para penggunanya terlihat cungkring. Mungkin jika velg depan ring 18 dan belakang ring 17 dengan tapak lebar pasti keren, IMHO.
– sama-sama menderita oli rembes :mrgreen: kalau scorpio di bagian blok kabel RPM & tutup klep (faktor usia penggunaan). Sedangkan byson pada bagian tutup oli mesin (karet yang ketipisan) dan oli shock (sealnya agak keras)
-Kalau dari segi performa Scorpio jauh diputaran atas dan bawah karena kubikasi mesinny yang besar. Sedangkan Byson putaran bawah kurang dapat, mungkin efek kebanyakan kondoman :mrgreen: tapi di RPM 4000 keatas tarikan mantap. Berarti unggul di menengah keatas πŸ˜€
– karena ukuran shock depan Byson lebih besar jadi banyak yang meng klaim lebih stabil dan empuk. Tapi kalau soal empuk menurut saya relatif ah, tergantung volume olinya & kesehatan komponen shock breaker depan.
– harga yamaha Byson dijual pada kisaran harga 20-21 jt rupiah, sedangkan Scorpio dijual pada kisaran 23-24,5 jt rupiah. Harga beda tipis, performa beda jauh :mrgreen:

yah, begitulah mungkin yang membuat Scorpio jarang dipesan sehingga berkesan mati suri, hehehe.
Saya tidak bermaksud untuk menjelek-jelekan Scorpio / Byson, tapi hanya coba membandingkan saja. Secara pribadi saya suka keduanya πŸ˜€
mungkin kawan-kawan ada yang mau menambahkan???

Salam garis merah, Wassalamu’alaykum πŸ™‚

Assalamu’alaykum kawan πŸ˜€

meggy ikhsan aoi 1

Meggy si Aoi berubah sedikit nih, kali ini side body covernya dicopot lalu diganti dengan shroud ori & engine cover.Β meggy 2

megg 3

 

dia juga main skotletΒ sedikit, Β not bad lah πŸ˜€

stang meggy

stang ori nya diganti pake stang jepit, kawan. merk HKS seharga 250 ribu. Β saya baru minjem buat jemput temen sekitar setengah jam, otot lengannya serasa tegang, waktu malam harinya bener-bener linu. tapi handlingnya makin ajib, kecuali spionnya ga ganti-ganti, sayang banget -_-

nyemplak meggy

ganteng abis πŸ˜€

 

lumayan keren kan? semoga bisa jadi inspirasi kawan-kawan pemilik NMP πŸ˜€

salam garis merah, Wassalamu’alaykum πŸ™‚

Assalamualaikum kawan πŸ˜€

lagi iseng liat foto-foto di HP, keinget kalo ada foto inin hehehe πŸ˜€

05052013909

foto ini didapet waktu lagi nganter ibu ke rumah temennya. menurut saya pribadi, terlihat kurang sreg dari pola tubuularnya ditambah lagi warnanya itu bikin kesan mati, lha wong warna delta box hitam, tubularnya juga hitam. setidaknya merah lah 8)

sekian ah, ga mau komen banyak-banyak, ini hasil 100% curian (fotonya, red) :p

silakan komennya πŸ˜€

salam tubular garis merah πŸ™‚

wassalamualaikum πŸ™‚

Modus-modus mencontek

Posted: Juni 13, 2013 in pengalaman, sekitar, sekolah

Assalamualaikum kawan-kawan πŸ˜€

Saya bukan siswa yang sempurna, selama ujian kemarin ada beberapa modus pencontekan yang sempat terlihat bin terjadi kepada saya πŸ˜€ . Berikut modus-modusnya :

1. Memberikan contekan dengan kode jari
untuk jenis ini hanya berlaku pada soal pilihan ganda. Ada 2 jenisnya nih, yang pertama yang sering saya gunakan waktu SMP itu pake jari, jadi kalo jawabannya A jari yang ditunjukan itu telunjuk, B jari yang ditunjukkan tadi ditambah jari tengah jadi seperti V, singkatnya A=1, B=2, C=3 & D=4 jari. Yang kedua itu yang paling unik, hehehe :mrgreen:
soalnya jari dibentuk seperti abjad jawaban. Kalau A itu jempol saja (yang bentuknya paling maksain), B jari lain mengepal kecuali telunjuk & tengah, telunjuk tegak lurus (menunjuk, red) lalu jari tengah di tekuk & ujungnya ditempelkan ke punggung telunjuk. Kalau C si telujuk & jempol saja yang main, ngerti kan?. Si D hampir sama seperti B, bedanya ujung si jari tengah ditempelkan ke ujung telunjuk. Sedangkan E, hanya mengeluarkan 3 jari, telunjuk, tengah dan manis, lalu dimiringkan πŸ˜€

kalo kurang jelas gini maksudnya

130620131050

130620131051

130620131052

130620131053

130620131054

 

2. Modus nama hewan, makanan dan lain-lain
ayam, amerika, bolu, boled (ubi), bakpao, bebek, (maaf) babi, celeng, cacing, cuwing (cincau), cicak, dodol, dan Eek :p
sisanya bisa anda tambahkan sendiri πŸ˜€

3. Jawaban ditulis di kertas kartu tes
umumnya dilakukan saat memberi tahu jawaban essay.

4. “ngasih correction tape (tip ex)”
jadi, jawaban ditulis dikertas apa pun, lalu dilipat seukuran badan tip ex, lalu diberikan kepada yang membutuhkan πŸ˜€

5. Memberi lembar jawaban
cara ini paling ekstrim kawan, karena si lembar jawaban langsung diberikan kepada teman

6. Melorotin lembar jawaban
jadi, lembar jawaban diturununin tapi sebagian bagian atas kertas tetap dimeja sambil dijepit siku. Si pemberi contekan bisa sambil baca soal seperti baca koran (diangkat, red)

7. Menggunakan HP
sms an, menghubungi kakek tersayang (Google.com, red)

yaaa, begitulah kreatifitas pelajar saat ini… Ujian terasa menyenangkan bila ditemani kakek aka mbah tercinta (Google, red) :*

berguna ga berguna nih, yang mau nyoba silahkan tapi saya tidak menyarankan πŸ˜€

salam garis merah πŸ™‚

wassalamualaikum πŸ™‚

Assalamualaikum kawan-kawan πŸ˜€

setelah ujian kenaikan kelas tanggal 3-10 juni kemarin, ada satu hal terlarang yang sering terjadi nih, nyontek, hehehe. :mrgreen:
Hampir semua murid pernah merasakan mencontek saat ujian.

070620131029

spyshoot UKK SMAN 9 kota Cirebon ruang 10

 

Seperti judul diatas “antara solidaritas & ketaatan pada aturan”. Mencontek itu sebenarnya dilarang kan, karena sama saja dengan mencuri tapi kalo itu dilakukan diam-diam tanpa sepengetahuan korban (orang yang diintai jawaban soal ujiannya, red). Lalu bagaimana hukumnya jika ada setidaknya 2 orang saling sepakat untuk bertukar contekan? Kan jadinya tidak mencuri :mrgreen:
bisa disebut melanggar aturan karena ada unsur nyonteknya, tapi ada unsur solidaritasnya karena ingin lulus bersama-sama (berarti nyontek punya sisi kemanusiaan, lumayan pahala :mrgreen: ) tapi fakta dilapangan, orang yang nyontek pasti lulus remidial daripada yang dicontek, FAK :v
Saya nyontek? Saya adalah siswa biasa πŸ˜€
nyontek itu deg-degan, apalagi kalo perut lagi mules, konsentrasi terpecah antara nenangin pikiran biar ga keliatan nyontek sama pengawas, nahan mules & bagai mana cara bisa menilik jawaban teman :p
selama ujian kemarin ada beberapa modus pencontekan yang sempat terlihat bin terjadi kepada saya. Hmmm… Terima atau tidak tergantung keadaan & mata pelajarannya. Tapi disaat solidaritas hilang, tidak ada contekan datang, sistem kebut semalam tidak ada yang nyangkut di fikiran, ya sudah kumpulkan saja. Daripada “keliatan nyonteknya”, pengawas juga tau, “daritadi anak ini diem aja kok tau-tau keisi semua?”. nih gambarnya tertangkap basah sedang beraktifitas nyontek :

080620131031

mutlak, tak terelakkan kalo anak ini nyontek

100620131032

coba zoom, maka aktifitasnya terlihat. hampir semua anak melakukannya. ini terjadi saat pengawas keluar ruangan

100620131033

ada pengawas

Pada akhirnya nyontek itu tergantung dari si pelaku bagaimana cara menanggapinya & tergantung pula pada cara melakukannya :p
“mencontek belum tentu membuat masa depan si pelaku hancur & kehancuran masa depan seseorang pun belum tentu karena dulu dia mencontek”

sekian, kurang lebihnya mohon maaf. Saya bukan manusia sempurna πŸ™‚

salam garis merah πŸ™‚

wassalamualaikum πŸ™‚