Archive for the ‘sekolah’ Category

Modus-modus mencontek

Posted: Juni 13, 2013 in pengalaman, sekitar, sekolah

Assalamualaikum kawan-kawan 😀

Saya bukan siswa yang sempurna, selama ujian kemarin ada beberapa modus pencontekan yang sempat terlihat bin terjadi kepada saya 😀 . Berikut modus-modusnya :

1. Memberikan contekan dengan kode jari
untuk jenis ini hanya berlaku pada soal pilihan ganda. Ada 2 jenisnya nih, yang pertama yang sering saya gunakan waktu SMP itu pake jari, jadi kalo jawabannya A jari yang ditunjukan itu telunjuk, B jari yang ditunjukkan tadi ditambah jari tengah jadi seperti V, singkatnya A=1, B=2, C=3 & D=4 jari. Yang kedua itu yang paling unik, hehehe :mrgreen:
soalnya jari dibentuk seperti abjad jawaban. Kalau A itu jempol saja (yang bentuknya paling maksain), B jari lain mengepal kecuali telunjuk & tengah, telunjuk tegak lurus (menunjuk, red) lalu jari tengah di tekuk & ujungnya ditempelkan ke punggung telunjuk. Kalau C si telujuk & jempol saja yang main, ngerti kan?. Si D hampir sama seperti B, bedanya ujung si jari tengah ditempelkan ke ujung telunjuk. Sedangkan E, hanya mengeluarkan 3 jari, telunjuk, tengah dan manis, lalu dimiringkan 😀

kalo kurang jelas gini maksudnya

130620131050

130620131051

130620131052

130620131053

130620131054

 

2. Modus nama hewan, makanan dan lain-lain
ayam, amerika, bolu, boled (ubi), bakpao, bebek, (maaf) babi, celeng, cacing, cuwing (cincau), cicak, dodol, dan Eek :p
sisanya bisa anda tambahkan sendiri 😀

3. Jawaban ditulis di kertas kartu tes
umumnya dilakukan saat memberi tahu jawaban essay.

4. “ngasih correction tape (tip ex)”
jadi, jawaban ditulis dikertas apa pun, lalu dilipat seukuran badan tip ex, lalu diberikan kepada yang membutuhkan 😀

5. Memberi lembar jawaban
cara ini paling ekstrim kawan, karena si lembar jawaban langsung diberikan kepada teman

6. Melorotin lembar jawaban
jadi, lembar jawaban diturununin tapi sebagian bagian atas kertas tetap dimeja sambil dijepit siku. Si pemberi contekan bisa sambil baca soal seperti baca koran (diangkat, red)

7. Menggunakan HP
sms an, menghubungi kakek tersayang (Google.com, red)

yaaa, begitulah kreatifitas pelajar saat ini… Ujian terasa menyenangkan bila ditemani kakek aka mbah tercinta (Google, red) :*

berguna ga berguna nih, yang mau nyoba silahkan tapi saya tidak menyarankan 😀

salam garis merah 🙂

wassalamualaikum 🙂

Assalamualaikum kawan-kawan 😀

setelah ujian kenaikan kelas tanggal 3-10 juni kemarin, ada satu hal terlarang yang sering terjadi nih, nyontek, hehehe. :mrgreen:
Hampir semua murid pernah merasakan mencontek saat ujian.

070620131029

spyshoot UKK SMAN 9 kota Cirebon ruang 10

 

Seperti judul diatas “antara solidaritas & ketaatan pada aturan”. Mencontek itu sebenarnya dilarang kan, karena sama saja dengan mencuri tapi kalo itu dilakukan diam-diam tanpa sepengetahuan korban (orang yang diintai jawaban soal ujiannya, red). Lalu bagaimana hukumnya jika ada setidaknya 2 orang saling sepakat untuk bertukar contekan? Kan jadinya tidak mencuri :mrgreen:
bisa disebut melanggar aturan karena ada unsur nyonteknya, tapi ada unsur solidaritasnya karena ingin lulus bersama-sama (berarti nyontek punya sisi kemanusiaan, lumayan pahala :mrgreen: ) tapi fakta dilapangan, orang yang nyontek pasti lulus remidial daripada yang dicontek, FAK :v
Saya nyontek? Saya adalah siswa biasa 😀
nyontek itu deg-degan, apalagi kalo perut lagi mules, konsentrasi terpecah antara nenangin pikiran biar ga keliatan nyontek sama pengawas, nahan mules & bagai mana cara bisa menilik jawaban teman :p
selama ujian kemarin ada beberapa modus pencontekan yang sempat terlihat bin terjadi kepada saya. Hmmm… Terima atau tidak tergantung keadaan & mata pelajarannya. Tapi disaat solidaritas hilang, tidak ada contekan datang, sistem kebut semalam tidak ada yang nyangkut di fikiran, ya sudah kumpulkan saja. Daripada “keliatan nyonteknya”, pengawas juga tau, “daritadi anak ini diem aja kok tau-tau keisi semua?”. nih gambarnya tertangkap basah sedang beraktifitas nyontek :

080620131031

mutlak, tak terelakkan kalo anak ini nyontek

100620131032

coba zoom, maka aktifitasnya terlihat. hampir semua anak melakukannya. ini terjadi saat pengawas keluar ruangan

100620131033

ada pengawas

Pada akhirnya nyontek itu tergantung dari si pelaku bagaimana cara menanggapinya & tergantung pula pada cara melakukannya :p
“mencontek belum tentu membuat masa depan si pelaku hancur & kehancuran masa depan seseorang pun belum tentu karena dulu dia mencontek”

sekian, kurang lebihnya mohon maaf. Saya bukan manusia sempurna 🙂

salam garis merah 🙂

wassalamualaikum 🙂

Assalamualaikum, artikel tanpa gambar lagi neeeh 😀 lagi nih, hehehe :mrgreen:
ada beberapa temen Red Liner yang nanyain “mas, Red Liner tuh maksudnya apa sih?”… Hmmm~ pertanyaan yang patut dijawab juga sih, hehehe 😀
ceritanya berawal dari temen di Fb yang punya blog tersohor dari kota Semarang (you know lah siapa orangnya, di artikel sebelumnya pernah disebutin kok 😀 ). Berawal dari ngebaca artikel-artikelnya saat sedang hot ngebahas si teralis & nyupiksen, rasanya jadi mau punya blog sendiri & nulis artikel sendiri, hehehe :D. Lalu pada tanggal 18 agustus 2012 di warnet yang pemiliknya jago ilmu TI, keinginan bikin blog-pun tercapai. Saya ke warnet karena ga punya unit PC / laptop pribadi dirumah & sekaligus pemilik warnet tersebut bisa dijadikan pembimbing nge-blog :mrgreen:
blog ini pertama kali diberi nama “ReVen Rider’s Blog” karena waktu itu saya masih sering naik new Blade saya. Sejak waktu itu sebenernya postingan “Perbedaan spesifik CBR 150 & CBR 250” dimulai & terbengkalai sampai beberapa bulan karena saya sibuk (eea) & ga punya komputer / laptop pribadi. Terbengkalainya blog pun terjadi. Saat blog sedang vakum itu, kebetulan juga saya sudah bawa Scorpio Z 😀 saya cari grup buat sharing tentang scorpio di fb. Pas dapet, di situ banyak istilah “Red Line” yang artinya garis merah pada indikator RPM / bisa juga garis merah pada indikator bensin, hehehe :mrgreen: jadi artinya kurang lebih “pengemudi yang suka memacu kendaraanya sampai RPM & bensinnya di garis merah”. Jadi semacem speed freaks gitu 😀 tapi katanya Red Line itu mengandung unsur SARA? Tapi saya disini ga coba buat memakai unsur SARAnya kok, malah saya coba buat menghindarinya (SARA) 🙂 & ada juga yang nanya “kenapa ada salam SOHC di tiap akhir postingan?”, karena sejak munculnya motor Satria & CBR yang mesinnya berbasis DOHC, pengguna motor SOHC sering dikucilkan & diledek sama pengguna motor DOHC (apalagi yang cc kecil). Maksud Red Liner adalah : Red Liner yang pengguna motor SOHC adalah orang doyan ngebut tapi ga ugal-ugalan dan yang gak suka ngeledek pengguna motor lain (kecuali alay) & suka tebar salam 😀
lalu ketika ada tugas TIK dari guru di sekolah yang nyuruh bikin blog, langsung aja saya serahin alamat blog terbengkalai ini ke gurunya. Katanya kalo mau nilainya bagus, blognya harus ada postingan & banyak komennya *.* bisa ga ya?
Sejak saat itu, saya ganti nama blognya dengan nama “Red Liner’s Blog” yang berhubung sayanya juga suka ngebut, hehehe (wajar yo, ga ada biker yang tahan sama jalanan lengang, panjang & lebar, hihihihi :mrgreen:) & sejak saat itu pula postingan tentang perbedaan spesifik duo CBR berlanjut 🙂 & sekarang alhamdulillah udah bisa bikin beberapa artikel sederhana walaupun lewat warnet 😀
tetap bersyukur pada blog saya 🙂

sekian dari saya buat artikel ini, semoga bermanfaat 😀

salam SOHC 🙂

Wassalamualaikum…. 🙂